Trauma Pada Pisau, Tentara Israel Tembak Gadis Palestina
Posted on Senin, 26 Okt 2015 08:51 WIB
Ia ditembak hingga delapan kali, namun saksi mata di TKP menyangkal jika gadis itu membawa pisau seperti tuduhan polisi Israel.
Jakarta, (ICMI Media) - Diduga akibat tentara yang terlalu ketakutan akan terulangnya insiden penusukan dengan pisau, Dania Irshaid, 17, gadis remaja Palestina ditembak pasukan Israel atas tuduhan mencoba menusuk pasukan Israel. Ia ditembak hingga delapan kali. Namun saksi mata di TKP menyangkal, jika gadis itu membawa pisau seperti tuduhan polisi Israel.
Penembakan terhadap gadis Palestina yang membuatnya meninggal terjadi Sabtu pekan lalu di dekat sebuah situs yang oleh warga Israel dikenal sebagai Gua Leluhur dan oleh warga Muslim dikenal sebagai situs Masjid Ibrahim. Akan tetapi, kepolisian Israel dalam sebuah pernyataan baru mengkonfirmasi hari ini (26/10). Menurut kepolisian Israel, gadis remaja Palestina tersebut “dinetralisir” saat beraksi di Hebron, Tepi Barat.
”Seorang perempuan Palestina bertindak mencurigakan mendekati pasukan polisi perbatasan. Dia diminta untuk mengidentifikasi dirinya ketika dia tiba-tiba menarik pisau dan mendekati pasukan sambil berteriak. Pasukan menembak dan menetralkan,” bunyi pernyataan kepolisian Israel, seperti dikutip Russia Today.
Keterangan polisi di atas dibantah Abdu Khader selaku saksi mata. Ia menyatakan tidak melihat korban membawa pisau. Sebaliknya, korban ditembak sekitar delapan kali. Posisi Abdu Khader hanya berjarak beberapa meter dari lokasi, di mana korban berada di dekat pos pemeriksaan. Menurutnya, petugas menggeledah ransel korban.
”Korban digeledah ranselnya oleh tentara yang terus mencari (bukti),” kata Khader. ”Saya mendengar mereka memanggil korban dan mengatakan 'Dimana pisau? Dimana pisau?’. Korban mengambil langkah mundur tapi ada selusin tentara di belakangnya. Mereka menembak jatuh korban tujuh atau delapan kali." Pungkas Khader”***Sin/FS/R1
Tags :