Posted on Rabu, 9 Ags 2017 05:36 WIB
Severity: Notice
Message: Trying to get property of non-object
Filename: views/v_template_3.php
Line Number: 49
Backtrace:
File: /home/inditest/icmi.id/application/views/v_template_3.php
Line: 49
Function: _error_handler
File: /home/inditest/icmi.id/application/controllers/Pages.php
Line: 146
Function: view
File: /home/inditest/icmi.id/index.php
Line: 292
Function: require_once
Severity: Notice
Message: Trying to get property of non-object
Filename: views/v_template_3.php
Line Number: 49
Backtrace:
File: /home/inditest/icmi.id/application/views/v_template_3.php
Line: 49
Function: _error_handler
File: /home/inditest/icmi.id/application/controllers/Pages.php
Line: 146
Function: view
File: /home/inditest/icmi.id/index.php
Line: 292
Function: require_once
Jakarta (ICMI Media) – Tingkat daya beli masyarakat Indonesia sekarang ini dinilai mengalami penurunan oleh beberapa pelaku ekonomi. Berbagai faktor diduga menjadi penyebab terjadinya penurunan daya beli di masyarakat Indonesia.
Misalnya saja, maraknya pola belanja digital, terutama saat Lebaran lalu, kurangnya serapan tenaga kerja formal, efek beruntun banyaknya perusahaan, khususnya industri makanan, yang sedang konsolidasi, tak naiknya secara riil pendapatan masyarakat, maupun lainnya.
Menurut Ketua Departemen Pengembangan Ekonomi Global dan Regional ICMI Prof DR Rina Oktaviani, menurunnya daya beli masyarakat mengakibatkan industri retail dan manufaktur menjadi "gulung tikar."
Rina menjelaskan, bangkrutnya industri retail, secara otomatis ke depannya membuat bertambahnya angka pengangguran.
“Daya beli diukur dengan pendapatan riil, yaitu pendapatan nominal dibagi inflasi. Inflasi bahan pokok pangan rendah karena diatur pemerintah,” kata Rina kepada ICMI Media, Selasa (8/8).
Rina mengemukakan, inflasi non bahan pangan beras sebab meningkatnya biaya produksi seperti harga listrik, bahan bakar minyak dan air, merupakan bagian pemicu menurunnya tingkat daya beli masyarakat.
“Juga stagnasi teknologi improvement di sektor manufaktur,” ungkap Rina.
Rina berpendapat, guna menyelesaikan persoalan menurunnya kadar daya beli masyarakat, pemerintah perlu terus berupaya menjaga iklim investasi yang kondusif untuk jangka panjang. (SYH/CR)