Home / Media / Siaran Pers / Ulama Besar Alazhar Kecam Intimidasi Pemerintah Cina Pada Muslim Uighur

Ulama Besar Al-Azhar Kecam Intimidasi Pemerintah Cina Pada Muslim Uighur


Posted on Senin, 22 Jun 2015 06:27 WIB


Ulama Besar Al-Azhar Kecam Intimidasi Pemerintah Cina Pada Muslim Uighur

Kami mendesak otoritas Cina untuk menghentikan semua pelanggaran terhadap Muslim

Jakarta, (ICMI Media) –  Imam Besar Al-Azhar, Syaikh Dr. Ahmed Al-Tayeb mengecam Pemerintah Cina yang berusaha mencegah Muslim Uighur di Xinjiang barat untuk menjalankan puasa selama bulan Ramadhan, seperti diberitakan beberapa media.

Disebutkan disebuah Media Al-Azhar, Ahmed Al-Tayeb mengatakan menolak segala bentuk penindasan terhadap Muslim Uighur di Cina, serta perampasan hak agama mereka dan kebebasan pribadi mereka.

“Kami mendesak otoritas Cina untuk menghentikan semua pelanggaran terhadap Muslim, serta mendesak masyarakat internasional, PBB, badan-badan internasional, dan organisasi hak asasi manusia, untuk segera turun tangan untuk menghentikan pelanggaran tersebut,” ujar Syaikh Al-Tayeb seperti dilaporkan oleh Kantor Berita Mi'raj Islamic News Agency (MINA).

“Itu semua bertentangan dengan semua norma dan konvensi internasional, yang memastikan bahwa setiap individu memiliki hak untuk melakukan ibadah dan keagamaan masing-masing,” tambahnya.

Sebelumnya menjelang bulan Ramadhan kemarin, Pemerintah Daerah Otonom Uighur Xinjiang, secara resmi memberlakukan larangan berpuasa bagi umat muslim di wilayahnya. Larangan itu terkait kecurigaan pemerintah pusat Tiongkok yang menilai Xinjiang merupakan sumber pelaku ekstremisme.

Wilayah Xinjiang merupakan wilayah paling Utara-Barat dari Tiongkok yang berbatasan dengan Daerah Otonom Tibet di sebelah Selatan serta dengan Provinsi Qinghai dan Gansu di sebelah Tenggara. Xinjiang berbatasan langsung dengan negara tetangga yaitu Kyrgyztan, Kazakhstan, Tajikistan, dan Mongolia. ***Imam/R1

Sumber : Mi’raj Islamic News Agency (MINA)


Tags :





Detail side

Media Terpopuler