Posted on Selasa, 26 Mei 2015 01:20 WIB
Masjid bukan hanya tempat ibadah bagi kaum Muslim, namun lebih merupakan kebutuhan hidup Muslim
Jakarta, (ICMI Media) – Wakil Presiden Republik Indonesia Jusuf Kalla (JK) yang juga Ketua Umum Dewan Masjid Indonesia DMI) mengatakan, masjid bukan hanya menjadi tempat ibadah, tetapi sudah menjadi kebutuhan umat Islam.
“Masjid bukan hanya tempat ibadah bagi kaum Muslim, namun lebih merupakan kebutuhan hidup Muslim,” kata JK, pada pembukaan Lokakarya Nasional Pengelolaan Wakaf dan Aset-Aset Masjid Indonesia serta Penyerahan Penghargaan Sayembara Arsitektur Desain Masjid, di Istana Negara, Jakarta, Senin (25/5) seperti dilaporkan oleh Kantor Berita Miraj Islamic News Agency (MINA).
Menurutnya, bangunan yang banyak di tanah air Indonesia selain rumah atau tempat tinggal adalah masjid.
Ia juga menyatakan, bahwa dari sekian banyaknya bangunan masjid di Indonesia, baru sekitar satu persen saja yang bersertifikat.
“Tapi, itu lebih aman, karena apa? sebab tidak bisa dijaminkan ke nank, dan macam-macam,” kata JK berseloroh.
Jusuf Kalla juga menyinggung soal penataan sound system di masjid. Menurutnya, dalam setiap kesempatan khutbah jumat atau pengajian, orang yang berada dalam masjid, 80 persen di antaranya tidak bisa mendengarkan suaranya dengan baik. Jadi, sudah seharusnya kualitas soundsystem yang ada di masjid bisa diperbaiki.
“Kita menginginkan soundsystem yang fungsional, masjid yang baik dan bersih,” imbuh JK.
Untuk mendukung kualitas suara yang baik dari dalam masjid, JK menyampaikan kepada segenap peserta lokakarya, yang merupakan pengurus masjid se-Indonesia bahwa bulan depan akan membagikan soundsystem untuk masjid ke seluruh daerah di Indonesia.
“Hari ini kita sudah meminta amal ibadahnya Menteri Agraria dan Tata Ruang atau Kepala BPN Ferry Mursyidan Baldan bersama Menteri Agama, dan Dewan Masjid Indonesia memberikan gerakan untuk sertifikat masjid dan yang mewakafkan,” tambahnya.
Yang tidak kalah penting bagi JK adalah menghubungkan masjid dengan mubaligh, karena tanpa mubaligh yang ampuh, masjid yang dibangun megah tak akan berfungsi dengan baik.
Dalam acara tersebut hadir Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin, Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala BPN Ferry Mursyidan Baldan, Menkominfo Rudi Antara, Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa, beberapa Duta Besar negara sahabat, Ketua DMI KH. Masdar F Mas’udi, Sekjen DMI Imam Addarqutni, para Ulama dan pengurus Dewan Masjid seluruh Indonesia. (Imam)
Sumber: Mi’raj Islamic News Agency (MINA)