Zulkifli Hasan: Umat Islam Jangan Bertengkar Terus
Posted on Minggu, 1 Nov 2015 15:25 WIB
Islam akan bangkit dari kalangan muda dan dari Indonesia-Melayu. Karena itu ayo kuatkan tekad kita
Jakarta, (ICMI Media) - Wakil Ketua Dewan Penasehat Ikatan Cendekiawan Muslim se-Indonesia (ICMI) meminta agar umat Islam, khususnya di Indonesia jangan terus bertengkar.
"Tunda dulu, umat Islam jangan bertengkar terus. Nanti setelah 25 tahun lagi, ketika umat sudah menguasai menguasai iptek dan ekonomi," kata Zulkifli Hasan yang juga Ketua MPR RI itu, dalam sambutannya pada acara Forum Sinergi Ekonomi Umat Islam, Sabtu (30/10) di Ruang Nusantara 5 Gedung DPR/MPR, Jakarta.
Zulkifli mengingatkan, jika nanti Indonesia sudah memiliki banyak pengusahanya, jangan bermental dhuafa yang mudah marah.
"Saya tidak basa-basi kalau bersama jaringan pengusaha. Saya katakan, kekayaan alam bukan jaminan karena biasanya hanya jadi sumber masalah," ujar Zulkifli.
Menurut mantan Menteri Kehutanan itu, Indonesia sudah komplit kekayaan alamnya, tapi pendapatan perkapita rendah.
" Sebaliknya, kawasan Timur Tengah kaya tapi selalu dilanda perang saudara. Berhentilah bertikai, karena Indonesia kaya raya," tegas Zulkifli.
Karena itu menurut Zulkifli, kuncinya kemajuan Indonesia adalah SDM yang menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi.
"Ini kita sudah kondisi sedang susah, masih mau bertengkar," terangnya.
Menurut Zulkifli, SDM, Iptek dan kekuasaan tak bisa diminta tapi harus diusahakan. "Kita tak boleh malas, sebab tak ada jalan yang mulus," katanya.
Oleh karena itu menurutnya, diperlukan kesungguhan secara sendiri-sendiri atau bersama sama.
"Islam akan bangkit dari kalangan muda dan dari Indonesia-Melayu. Karena itu ayo kuatkan tekad kita," pungkas Zulkifli.
Acara FORSEMI itu juga mengundang para peserta dari perwakilan bidang ekonomi Ormas Islam, komunitas, parpol, pengusaha muslim, lembaga zakat dan kemanusiaan serta kalangan akademisi dan mahasiswa ekonomi.
Pembicara yang hadir, diantaranya : Ust.Valentino Dinsi, MM, MBA, Ketua Umum JPMI (Jaringan Pengusaha Muslim Indonesia), Founder FORSEMI yang membahas tentang "Peta Jalan Membangun Sinergi Ekonomi Ummat Islam".
Ada juga Rendy Syaputra, CEO Keke yang bicara soal "Berjejaring, Bertumbuh, Berbagi".
Sementara Aditya Anugera, MSc, dari Anugera Capital berbicara soal Peran Ekonomi Ummat Islam dalam perekonomian di Indonesia.
“Kita Umat Islam memang belum bisa bersatu di fiqh, politik, bahkan kepemimpinan serta banyak bidang lainnya. Tapi saya percaya kita bisa bersatu di ekonomi (perut dan kantong). Itu langkah awal persatuan yang bisa kita lakukan bersama,” demikian di katakan Valentino Dinsi dalam siaran persnya.***L/IS/R1
Tags :