Posted on Selasa, 26 Jul 2022 04:27 WIB
Andi Yuliani Paris adalah Sekretaris Jenderal Ikatan Cendekiawan Muslim se-Indonesia periode 2021-2026 sekaligus Sekretaris Jenderal perempuan pertama di ICMI. Lahir pada tanggal 6 Juli 1961, Yuliani menempuh pendidikan S1-nya di IPB University. Ia kemudian melanjutkan studi S2-nya di Technical University Dortmund, Jerman, dan di Universitas Hasanuddin untuk studi doktoralnya.
Sebelum menjabat sebagai Sekretaris Jenderal periode 2021-2026, Yuliani pernah menjabat sebagai Ketua Koordinasi Bidang Perlindungan Perempuan dan Remaja ICMI. Salah satu isu yang menjadi perhatian Yuliani pada saat itu yaitu kejahatan seksual yang menjamur yang disebabkan oleh angka pengangguran yang tinggi.
Menurut Yuliani, menciptakan lapangan pekerjaan adalah salah satu usulan ICMI untuk menanggulangi kerusuhan sosial maupun kejahatan seksual. Yuliani juga menyebutkan bahawa ICMI sangat mendorong pemerintah agar bisa meminimalisasikan peredaran narkoba, membatas minuman berakohol, dan menutup tayangan pornografi dari lingkungan maupun masyarakat.
Sebagai Sekretaris Jenderal ICMI, Yuliani memberikan dukungan dalam melaksanakan strategi-strategi dan berbagai program ICMI. Yuliani juga terus mendukung agar ICMI hadir menjadi kawah candrimuka cendekiawan muslim di Indonesia dan dapat menjadi landasan Islam rahmatan lil alamin dalam periode kepengurusan saat ini.
Dalam ranah pemerintahan, Yuliani saat ini menjabat sebagai anggota Komisi VII DPR-RI yang mencakup ranah energi, riset dan inovasi, serta industri. Sebelumnya, ia juga menjabat sebagai anggota DPR-RI selama dua periode, yaitu periode 2004-2009 dan periode 2016-2019. Dalam melaksanakan tugasnya, Yuliani turut mendorong pemerintah untuk melindungsi UMKM di saat pandemi COVID-19, di antaranya di bidang kuliner.
Menurut Yuliani, salah satu cara yang dapat dilakukan untuk melindungi UMKM adalah dengan membantu menyediakan bahan baku makanan dari dalam negeri, khususnya gandum. Tidak hanya itu, Yuliani juga meminta pemerintah untuk tegas membuat dan menerapkan kebijakan untuk melindungi UMKM. Komitmen pemerintah menjadi perhatiannya karena ia tidak ingin kasus minimnya stok minyak goreng sawit di Indonesia terulang lagi.