Home / Opini Dan Tokoh / Opini / Pemimpin Perubahan Oleh Arif Satria

Pemimpin Perubahan oleh Arif Satria


Posted on Selasa, 4 Apr 2023 08:43 WIB


Pemimpin Perubahan oleh Arif Satria

Di tengah arus perubahan yang begitu cepat ini, ada empat tipe orang atau organisasi dalam menyikapi perubahan. Pertama, pemimpin perubahan, yang berusaha terdepan untuk memulai langkah perubahan yang kemudian menjadi acuan bagi yang lain untuk mengikutinya. Tipe ini sama dengan istilah penentu kecenderungan (trend setter) atau game changer. 

Kedua, pengikut perubahan, yang berusaha untuk beradaptasi terhadap perubahan yang diinisiasi pihak lain agar bisa bertahan, memberi kontribusi, atau agar tidak ketinggalan jaman.

Ketiga, penonton perubahan, yang tidak sadar dan tidak mampu mengikuti perubahan sehingga tidak bisa memberi kontribusi apapun dan pada akhirnya hanya menonton terjadinya perubahan. Tipe ini berpotensi ditinggalkan zaman. 

Keempat, penentang perubahan, yang karena lamanya berada dalam zona nyaman kemudian selalu melakukan perlawanan setiap perubahan.  Bisa jadi, ia menentang perubahan karena kepentingannya terganggu atau karena terlalu kuatnya kacamata masa lalu untuk melihat fenomena hari ini dan masa depan. Pertanyaanya, perguruan tinggi di Indonesia akan memposisikan diri pada tipe yang mana?  

Honda pernah mengatakan sebagian orang bermimpi untuk lari dari kenyataan, namun sebagian lagi bermimpi untuk mengubah kenyataan. Mimpi menjadi kekuatan untuk mengubah kenyataan, apalagi ketika mimpi tersebut sudah mampu diterjemahkan menjadi visi.  Bahkan Jack Ma makin menegaskan bahwa kompetisi masa depan adalah kompetisi imajinasi dan kreativitas. Jadi, kekuatan menjadi pemimpin perubahan bukan terletak pada ukuran kepintaran semata, melainkan kepada ketajaman visi, imajinasi, mimpi, dan kreativitas yang mengubah dunia. Dari sinilah diperlukan keberanian, kepercayaan diri, daya inisiatif, dan kekuatan memengaruhi untuk melahirkan inovasi dan future practice. 

Bangsa manapun yang tergolong pemimpin perubahan di dunia ini umumnya memenuhi kriteria itu. Bangsa yang besar selalu diwarnai kekayaan inovasi future practicenya. Hal ini terbukti dari uji korelasi yang dilakukan sebuah studi (IPB, 2021) dimana Skor Global Innovation Index (GII) berkorelasi positif dengan pendapatan perkapita sebuah negara. Semakin tinggi skor GII semakin tinggi pula tingkat ekonominya. Negara dengan Skor GII dan ekonomi yang tinggi juga dicirikan oleh kualitas perguruan tinggi berkelas dunia di dalamnya.

Oleh karena itu sebuah organisasi yang berorientasi menjadi pemimpin perubahan umumnya memiliki ladang persemaian imajinasi dan kultur arisan ide yang kuat karena ini adalah dasar bagi terciptanya future thinking. Bagi perguruan tinggi, produktivitas ide ini tercermin dari produktivitas riset, publikasi, invensi dan inovasi. Dari sinilah pengetahuan dan teknologi baru bermunculan, yang selanjutnya menjadi modal perubahan.

Namun demikian arisan ide yang berujung pada inovasi dan perubahan tersebut bukan datang tiba-tiba. Ini adalah produk dari keberhasilan membangun kultur pembelajar. Seorang inovator adalah seorang pembelajar tangguh yang selalu kreatif dan imajinatif diwarnai mindset positif, keingintahuan tinggi, penuh inisiasi, haus kebaruan, dan memiliki grit yang kuat. 

Pembelajar tangguh adalah yang selalu melakukan tindakan belajar secara substansial. Tindakan belajar substansial persis yang disampaikan Ki Hajar Dewantara, yakni menjadikan rumah sebagai sekolah dan menjadikan setiap orang adalah guru. Nah, penguatan kultur pembelajar inilah harus dilakukan secara sistematis melalui pembaruan pendidikan, baik kurikulum maupun sumberdaya penunjangnya. Dengan demikian hulu dari upaya menjadikan diiri kita sebagai pemimpin perubahan adalah pendidikan.

Oleh karena itu kata kuncinya terletak pada sejauhmana  kita hadir dengan kurikulum baru yang mampu membekali mahasiswa sebagai pemimpin perubahan. Mental menjadi pemimpin perubahan yang dimiliki civitas akademika ini akan memperkuat perguruan tinggi sebagai pemimpin perubahan di masyarakat. Lulusan unggul yang bermental pemimpin perubahan pada akhirnya akan menjadi mitra strategis perguruan tinggi untuk bersama-sama memimpin perubahan. Dan bila semua perguruan tinggi dan alumninya memiliki semangat yang sama untuk menjadi pemimpin perubahan maka pada akhirnya bangsa kita akan menjadi pemimpin perubahan di tingkat global.

Dengan inovasi yang dimiliki, IPB berusaha untuk menjadi pemimpin perubahan. Dengan visi IPB menjadi Techno-Sociopreneurial University (TSU), maka arena IPB dalam kepemimpinan perubahan semakin terarah. Dalam technopreneurship, agendanya adalah bagaimana mendayagunakan inovasi untuk kemajuan industri dan bisnis. Bila tingkat komersialisasi inovasi IPB telah mencapai 35% diharapkan kualitas dampaknya bisa semakin besar untuk kemajuan UMKM dan industri agromaritim. 

Sementara itu dalam sociopreneurship, agendanya adalah bagaimana mendayagunakan inovasi untuk pengembangan masyarakat. Bila dalam 5 tahun terakhir ini IPB telah menyentuh sekitar 4258 desa (5.7% desa di Indonesia) di 29 provinsi diharapkan bisa membawa perubahan untuk kemajuan desa. Artinya, kita ingin memulai menjadi pemimpin perubahan sesuai dengan bidang kompetensi kita, yakni inovasi dan future practice dalam bidang agromaritim, yang sejatinya amat strategis bagi masa depan bangsa. 

Rasulullah pernah bersabda bahwa sebaik-baik manusia adalah yang memberi manfaat untuk orang lain. Maka, sebaik-baik perguruan tinggi adalah yang membawa perubahan yang bermanfaat untuk kemajuan bangsa, kemaslahatan umat manusia dan alam semesta. 

San Fransisco, 28 Februari 2023

Arif Satria, Ketua Umum ICMI

 

 

 

Artikel dimuat di Media Indonesia 4 April 2023

https://m.mediaindonesia.com/opini/571038/pemimpin-perubahan


Tags : ICMI ICMI Pusat Kenegaraan Ketua ICMI Opini Sosial Tokoh ICMI




Sejarah Himne ICMI
Sejarah Himne ICMI

Minggu, 24 Des 2023
Pertanian Hijau:
Pertanian Hijau: "No Evidence, Hoax" oleh Aceng Hidayat
Secara umum, praktik pertanian belum menerapkan ekonomi hijau. Perguruan tinggi pertanian dapat memelopori pengembangan pertanian hijau, dan punya bukti empiris untuk ini.
Rabu, 21 Sep 2022

Detail side

Opini dan Tokoh Terpopuler
Sejarah Himne ICMI Sejarah Himne ICMI
Catatan ICMI - Minggu, 24 Des 2023
Pemimpin Perubahan oleh Arif Satria Pemimpin Perubahan oleh Arif Satria
tokoh - Selasa, 4 Apr 2023
Ilham Akbar Habibie Ilham Akbar Habibie
Toko ICMI - Rabu, 25 Jan 2023
Jimly Asshiddiqie Jimly Asshiddiqie
Toko ICMI - Rabu, 25 Jan 2023
Riri Fitri Sari Riri Fitri Sari
Toko ICMI - Rabu, 25 Jan 2023
Priyo Budi Santoso Priyo Budi Santoso
Toko ICMI - Rabu, 25 Jan 2023
Andi Anzhar Cakra Wijaya Andi Anzhar Cakra Wijaya
Toko ICMI - Rabu, 25 Jan 2023